- Masyarakat 10 Kampung Di Wadangku Melakukan Les Sumbangan Sukarela Guna Menyukseskan Asrama Wadangku Sedang Bangun Di Jayapura Papua
- Strategi Ampuh Mengatasi Serangan Rayap Tanpa Merusak Bangunan
- Kejahatan Manusia
- Rutinitas Perawatan Rutin Agar Air Akuarium Tetap Jernih Lebih Lama
- Memaksimalkan Sudut Kamar dengan Sistem Simpan yang Efisien
- Cara Merawat Skin Barrier Rusak Dengan Bahan Alami
- Evaluasi Natal 2025 dan Pembentukan Panitia Natal 2026 Jemaat Anugerah Winapma
- Perayaan Ibadah Tutup Kunci Tahun 2025 dan Menyongsong Tahun Baru 2026 Klasis Balim Utara
- Panduan Pemula Mengirim Paket Surabaya ke Makassar dengan Cepat
- Ibadah Natal Biro Pemuda Pemudi Klasis Balim Utara Menjadi Titik Awal Kebangkitan Pelayanan Tuhan Tahun 2026
Masyarakat 10 Kampung Di Wadangku Melakukan Les Sumbangan Sukarela Guna Menyukseskan Asrama Wadangku Sedang Bangun Di Jayapura Papua

Keterangan Gambar : Saat aksi penggalangan berlangsung di kampung agulimo jumat 13 Maret 2026. (Dok, Daud.Himan)
WADANGKU – Masyarakat Wadangku yang meliputi 10 kampung terbagi atas 5 kampung dari Kabupaten Jayawijaya dan 5 kampung dari Kabupaten Yalimo menunjukkan kepedulian yang luar biasa terhadap dunia pendidikan bagi anak-anak. Hal ini dibuktikan melalui aksi les sukarela atau penggalangan dana sukarela yang dilaksanakan di Kampung Agulimo pada Jumat, 13 Maret 2026.
Warga setempat bersatu menggelar aksi sumbangan ini guna menyukseskan pembangunan asrama mahasiswa yang sedang berjalan di Kota Studi Jayapura. Fasilitas ini nantinya diperuntukkan khusus bagi putra-putri asal dari Wilayah Wadangku yang tengah menempuh pendidikan di jayapura Provinsi Papua.
Baca Lainnya :
- Tips Memilih Jasa Ekspedisi Cargo Antar Pulau yang Aman Terpercaya0
- Strategi Ampuh Mengatasi Serangan Rayap Tanpa Merusak Bangunan0
- Kejahatan Manusia0
- Rutinitas Perawatan Rutin Agar Air Akuarium Tetap Jernih Lebih Lama0
- Memaksimalkan Sudut Kamar dengan Sistem Simpan yang Efisien0
Sinergi Tokoh dan Masyarakat
Acara yang berlangsung khidmat di Kampung Agulimo tersebut dihadiri oleh berbagai elemen penting, di antaranya:
• 10 Kepala Kampung dari Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Yalimo.
• Tokoh Intelektual serta Tokoh Masyarakat setempat.
• Para orang tua, mahasiswa, serta pemuda-pemudi wilayah Wadangku.
Pembangunan asrama ini dinilai sangat krusial untuk menyediakan tempat tinggal yang layak. Dengan adanya hunian yang memadai, mahasiswa diharapkan dapat lebih fokus belajar demi masa depan yang lebih baik.
Laporan Keuangan yang Transparan
Ketua II Panitia Pembangunan Asrama, Bapak Obet Mabel, menyampaikan laporan keuangan secara terbuka di sela-sela aksi les sumbangan sukarela /penggalangan dana tersebut. Beliau memaparkan rincian penggunaan dana yang telah terkumpul sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat:
• Dana sebelum di tangan panitia pembanguan : Rp55.500.000 (Lima puluh lima juta lima ratus ribu rupiah).
• Dana Terpakai: Rp20.500.000 (Dua puluh juta lima ratus ribu rupiah). Dana ini telah dialokasikan untuk upah tukang, biaya teknis, serta pembelian kekurangan bahan bangunan.
• Saldo/Sisa Dana: Rp35.050.000 (Tiga puluh lima juta lima puluh ribu rupiah).
Meskipun masih memiliki saldo, Bapak Obet Mabel sebagai panitia ketua dua menekankan bahwa kebutuhan biaya untuk merampungkan bangunan fisik masih sangat besar.
“Kami tetap mengharapkan uluran tangan dari Bapak/Ibu, Kepala Kampung, tokoh intelektual, serta seluruh lapisan masyarakat agar pembangunan ini bisa rampung tepat waktu,” ujar Obet Mabel dalam arahannya.
Investasi Jangka Panjang SDM Wadangku
Asrama yang sedang dibangun ini direncanakan memiliki ukuran bangunan 10×20 meter. Menurut panitia, pembanguan ini bukan sekadar konstruksi fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Wadangku.
“Pembangunan asrama ini adalah upaya nyata untuk membangun masa depan generasi muda Wadangku. Kami ingin mereka bisa belajar dengan tenang dan nyaman di Kota Studi Jayapura tanpa terkendala masalah hunian,” pungkas Obet Mabel. (*)











