- Kejahatan Manusia
- Rutinitas Perawatan Rutin Agar Air Akuarium Tetap Jernih Lebih Lama
- Memaksimalkan Sudut Kamar dengan Sistem Simpan yang Efisien
- Cara Merawat Skin Barrier Rusak Dengan Bahan Alami
- Evaluasi Natal 2025 dan Pembentukan Panitia Natal 2026 Jemaat Anugerah Winapma
- Perayaan Ibadah Tutup Kunci Tahun 2025 dan Menyongsong Tahun Baru 2026 Klasis Balim Utara
- Panduan Pemula Mengirim Paket Surabaya ke Makassar dengan Cepat
- Ibadah Natal Biro Pemuda Pemudi Klasis Balim Utara Menjadi Titik Awal Kebangkitan Pelayanan Tuhan Tahun 2026
- Cara Mudah Menemukan Vendor Snack Box Profesional di Jakarta Yang Terpercaya
- Cara Praktis Keliling Tempat Favorit di Semarang Tanpa Ribet
Nelson Wenda Minta KPPN Wamena Jadi Ujung Tombak Perjuangan Anggaran Papua Pegunungan

Keterangan Gambar : Nelson Wenda Minta KPPN Wamena Jadi Ujung Tombak Perjuangan Anggaran Papua Pegunungan
Pewartapapua.com, Jakarta – Anggota Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Nelson Wenda, meminta Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Wamena untuk tidak hanya menjalankan fungsi teknis semata, tetapi juga aktif mendorong peningkatan anggaran bagi Provinsi Papua Pegunungan.
Pernyataan itu disampaikan Nelson dalam kunjungannya ke KPPN Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu (4/6/2025).
Menurut dia, sebagai perpanjangan tangan Kementerian Keuangan di daerah, KPPN memiliki peran strategis dalam mengakselerasi pembangunan di wilayah yang masih tertinggal.
Baca Lainnya :
“Jangan hanya urusan teknis terkait verifikasi anggaran saja, namun bisa juga bantu pemerintah daerah melobi ke pusat untuk mengejar ketertinggalan Papua Pegunungan,” ujar Nelson dalam keterangannya, Kamis (5/6/2025).
Nelson menekankan, KPPN memiliki akses langsung ke Direktorat Jenderal Anggaran dan unit-unit turunannya.
Oleh karena itu, menurut Nelson, lembaga ini perlu bekerja secara maksimal membantu pemerintah daerah dalam menyusun dan memperjuangkan kebutuhan anggaran di tingkat pusat.
Nelson juga mengusulkan agar KPPN membentuk tim khusus yang dapat menjalin komunikasi intensif dengan para bupati dari delapan kabupaten di wilayah Papua Pegunungan.
Tim ini, kata dia, penting untuk mempercepat penyelesaian syarat-syarat administrasi penyaluran anggaran.
“Ini menjadi perhatian serius bagi KPPN agar dapat bekerja lebih baik dan memastikan seluruh anggaran bisa terserap secara maksimal di delapan kabupaten/kota di Provinsi Papua Pegunungan,” ujar Nelson.
Selain itu, Nelson mengingatkan kepala daerah di wilayah tersebut untuk meningkatkan koordinasi dengan KPPN.
Dia menilai, sinergi antara pemerintah daerah dan KPPN penting agar setiap peluang pendanaan dari pusat dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Para bupati perlu melihat KPPN sebagai mitra strategis dalam mengelola dan memperjuangkan anggaran, bukan sekadar institusi teknis,” ucap Nelson.











